MACAM BENANG RAJUT



vivanuncios.com.mx

Tak kenal maka tak sayang.

Hhhmmm, ternyata istilah ini berlaku juga ketika akan merenda. Banyaknya jenis benang tentu menjadi bahan pertimbangan ketika akan mulai merenda. Memperhatikan tekstur benang yang pas, warna dan juga harga, agar benda yang dihasilkan bukan hanya bagus tapi beri kepuasan bagi pembuatnya.

Semakin sering coba merenda, kita akan semakin mengetahui jenis benang apa yang cocok dengan benda yang ingin dibuat. Misal, kita akan lebih memilih benang yang lembut ketika akan membuat perlengkapan bayi atau pakaian. Memiilih benang yang kaku dan lebih kuat ketika akan membuat tas, dompet atau sepatu. Karena ketepatan memilih benang akan menjadi faktor penting untuk rasa nyaman pada saat dipakai.

Berburu benang menjadi salah satu kegiatan baru saya belakangan ini. Banyak membaca beberapa literatur  tentang macam benang untuk merenda. Bahkan mencari informasi secara langsung pada orang yang lebih berpengalaman, bergabung dengan komunitas atau bertanya pada penjaga toko benang.

Alhmadulillah, sedikit terbayang walau masih harus terus belajar. Karena banyak sekali jenis benang yang mirip tekstur dan sifatnya. Kesempatan kali ini, saya akan perkenalkan beberapa jenis benang untuk merenda atau merajut.

Berdasarkan beberapa sumber bacaan, benang berasal dari empat bahan dasar, yaitu:
1.       Serat alam
Benang ini dibuat dari bahan alami yang terdapat dari tumbuhan atau binatang. Ciri jenis benang ini biasanya kuat, padat, mudah kusut dan kuat dalam penyetrikaan. Wol, katun, sutra termasuk dalam kelompok ini.
2.       Sintetis
Jenis benang ini sengaja dibuat untuk mendapatkan jenis benang yang miliki keunggulan seperti lebih kuat dan tahan gesekan. Contoh benang sintetis yang biasa digunakan untuk merenda dianataranya adalah bulky, nylon, polyester, acrylic.
3.       Semi sintetis
Bahan pembuatan benang ini gabungan dari serat sintetis dan alami. Kedua bahan ini digabungkan untuk saling melengkapi kekurangan dari jenis bahan dasarnya. Benang rayon termasuk dalam salah satu jeni benang semi sintetis.
4.       Blending
Benang  ini terbuat dari campuran antara dua jenis serat atau lebih. Benang ini diciptakan untuk mendapat jenis benang yang lebih bermutu dan menyesuaikan dengan harganya. Athena merupakan jenis benang dari bahan blending.

Macam warna dan ukuran benang mempengaruhi hasil merenda atau merajut. Maka dari itu, kita harus mengenal jenis benang yang cocok untuk benda yang akan dibuat.
·         Benang katun
Benang katun lebih mudah ditemui. Benang ini tergolong benang yang sering dipakai oleh pemula. Tekstur benang yang padat memudahkan ketika mulai merajut. Variasi warna yang banyak juga semakin menarik untuk dijadikan berbagai jenis benda. Benang katun ini mempunyai sifat dingin dan ringan sehingga nyaman untuk dikenakan. Hakpen yang digunakan untuk merenda dengan benang ini adalah yang berukuran 3/4 mm.
·         Benang katun big poly
Benang ini sama dengan benang katun biasa, hanya memiliki diameter yang lebih besar. Hakpen yang biasa digunakan untuk jenis benang big poly ini yaitu yang berukuran 5/6 mm.
·         Benang soft katun
Jenis benang katun ini mempunyai sifat lebih lembut dan mengkilat. Berbagai benda seperti aplikasi untuk pakaian dapat dibuat dengan menggunakan hakpen berukuran 3/4 mm.
Soft katun~Koleksi Nane Craft

·        
Benang acrylic
Benang ini terbuat dari serat alami dan mempunyai ragam warna yang banyak. Benang ini mudah sekali ditemui karena harganya yang terjangkau. Banyak orang mengira bahwa benang ini adalah benang wol, tetapi jika diperhatikan lebih cermat, teksturnya sedikit berbeda dengan wol. Benang ini sering digunakan oleh orang yang baru belajar merenda atau merajut.
Benang acrylic~ Koleksi Nane Craft

·         Benang kinlon
Benang ini termasuk dalam jenis katun yang punya sifat hangat dan lebih dikenal dengan sebutan wol kinlon. Sifatnya yang mengembang, pas sekali jika dibuat untuk syal dengan menggunakan hakpen berukuran 3/4 mm.
·         Benang minlon
Benang ini sejenis dengan benang kinlon namun terasa lebih lembut. Benang ini dapat juga dibuat syal atau karakter boneka yang biasa disebut dengan amigurumi.
·         Katun orchid
Tekstur benang yang mudah terurai merupakan ciri benang ini. Cocok sekali digunakan untuk membuat syal ataupun baju. Karena sifatnya yang mudah pecah, maka kita harus lebih berhati-hati ketika merenda agar tidak ada helai benang yang tertinggal. Hal ini tentu akan membuat hasil merenda jadi kurang rapi. Hakpen yang biasa digunakan berukuran 3/4 mm.
·         Benang nylon
Benang ini terlihat kaku, licin, padat dan mengkilap, sehingga cocok sekali untuk membuat tas, dompet atau sepatu. Ukuran hakpen yang diguankan 4/5 mm.
Benang nylon~ Koleksi Nane Craft

·         Benang bulky
Benang ini cocok sekali untuk membuat syal, topi atau tas. Teksturnya yang lembut , berserat dan sedikit berbulu akan terasa nyaman dan hangat ketika digunakan. Ukuran hakpen 4/5 mm cocok untuk merenda dengan benang bulky.
·         Benang rayon
Tekstur benang halus, mengkilap, tidak kaku dan licin. Benang ini sering digunakan untuk membuat sraft, pasmina, rompi, syal, baju, dan perlengkapan bayi. Ukuran hakpen yang biasa digunakan adalah 2/3 mm.
·         Benang polyester
Kuat, elastis dan tidak mudah kusut merupakan keunggulan dari benang ini. Namun karena sifatnya yang tidak mudah menyerap keringat maka benang ini cocok sekali untuk membuat tas, dompet, taplak, bros dan pernik dekorasi rumah. Hakpen yang digunakan berukuran 5/6 mm.
·         Benang mabel
Benang ini terasa lembut, mengkilap dan terlihat jatuh jika sudah dibuat berbagai macam benda. Aplikasi pakaian, taplak, dan syal cocok menggunakan jenis benang ini. Kita dapat gunakan hakpen berukuran 3/4 mm untuk merendanya.

Benang mabel~ Koleksi Nane Craft

·        
Benang big mabel
Benang ini sama dengan benang mabel, hanya ukuran diameternya lebih besar. Hakpen yang biasa digunakan untuk merenda benang ini adalah ukuran 4/5 mm.
·         Benang  athena
Benang  athena termasuk dalam jenis benang Blending karena pembuatannya menggunakan pencampuran bahan dasar. Benang ini lembut dan kuat, cocok untuk pembuatan topi atau syal. Hakpen ukuran 4/5 mm dapat digunakan ketika merenda dengan benang ini.
·         Benang panda
Lembut dan menyerap keringat merupakan sifat dari benang ini. Membuat berbagai jenis baju sangat cocok menggunakan jenis benang ini, baik baju bayi maupun orang dewasa.. Hakpen yang digunakan adalah yang berukuran 3/4 mm.
·         Benang curly
Ciri benang ini adalah keriting, lembut, berbulu tipis dan halus. Cocok untuk membuat syal, topi, baju hangat dan handsock. Jika akan merenda dengan jenis benang ini, kita dapat gunakan ukuran hakpen 5/6 mm.
·         Benang marvelous curly
Benang ini juga mempunyai penampakan keriting, lembut dan berbulu. Sifatnya yang hangat cocok sekali jika dibuat syal, topi, danbaju hangat dengan hakpen berukuran 7/8 mm.
·         Benang corduroy
Benang ini akan mudah sekali untuk dikenali, karena bentuknya yang pipih. Tekstur benang ini halus dan berbulu lembut. Ukuran hakpen yang digunakan adalah 7/8 mm.
·         Benang jala
Ukuran benang ini kecil dan terlihat rapi, sehingga cocok sekali digunakan untuk tepian kain, atau renda. Ukuran hakpen yang biasa digunakan adalah 2/3 mm.

Nah, baru saja saya ulas berbagai jenis benang yang dapat digunakan untuk merenda atau merajut. Waktunya sekarang kita pilih jenis benang yang cocok dengan benda yang akan dibuat. Jika ingin menjadikan kegiatan merajut ini sebagai peluang usaha, tentu memilih harga benang yang ekonomis harus diperhitungkan. Semakin bagus kualitas benang biasanya akan sesuai dengan harga jual. Tentu ini akan berpengaruh pada jumlah modal yang akan dikeluarkan.

Berikutnya, akan saya sampaikan tentang macam hakpen dan cara memegang hakpen yang nyaman. Ikuti terus tulisan saya di Nane Craft ya ^-^.


23 komentar:

  1. Baru tahu ternyata benang rajut itu ada banyak jenis dengan kegunaannya masing-masing. Terima kasih udah memberi wawasan baru

    BalasHapus
  2. Agak susah cari benang yg bagus & makasih sharenya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, harus cari toko yang komplit. Biasanya saya beli online, toko offline jarang ada yang komplit.

      Hapus
  3. Enaknya sekarang ada toko online yah. Dulu langganan di jl ABC Bandung. Tapi jenis dan warnanya terbatas. Wah...skrng engga pernah crotchet lagi uy...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah, Teh Hani juga suka merenda ya? Iya teh, beberapa saya juga belinya di Toko Aneka yang di Jl. ABC. Walau nggak terlalu lengkap karena nggak terlalu jauh dari Cimahi jadi beberapa benang suka beli kesitu aja.

      Hapus
  4. Wow, ternyata banyak sekali jenis benangnya. Aku tahunya cuma benang nylon dan benang katun aja, hahaha. gak pengalaman ini. Next time coba-coba merajut lagi deh atau menyulam. TFS ya Mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak Damar, saya juga jadi tahu jenis benang sejak suka merenda^_^

      Hapus
  5. Mba merenda itu sama dengan merajut kan ya? Atau beda ya? Itu yang di atas aku suka sebut benang wol. Soalnya suka pake buat kegiatan stimulasi anak bukan buat merenda hihihi. Soalnya nggak jago n nggak suka jahit juga. Warna-warna benangnya cantik ya. Aku suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pemahan yang saya dapat dari literatur sih beda Mbak. Jadi kalau merajut itu yang menggunakan dua jarum. Sedangkan merenda itu yang gunakan hakpen. Hanya istilah di kita malah merajut itu pakai hakpen ya...

      Hapus
  6. Sama halnya dengan pisang. Aku tau iti pisang tapi ga tau pisang apa. Benang pun begini, taunya benang aja ga tau benang apa dan untuk kain apa, hee... Informatis sekali deh.

    BalasHapus
  7. Kakak iparku hobi merajut. Aku lihat benangnya memang macam-macam. Tapi baca ini baru ngeh..ternyata macamnya lebih banyaaaak lagi...hihihi
    Terima kasih infonya ya Mbak

    BalasHapus
  8. Selalu salut sama orang2 yang bisa merajut, mesti sabar dan telaten bangeeet, di mana dua2nya bukan aku banget wakakakaka.. Semangat mbaak, ditunggu hasil rajutannya yaaa pingin liaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixi, kalau mau melatih kesabaran memang harus belajar merajut, wkwkwk

      Siap, next yaaa. Butuh tapa lama untuk menuliskan hasil rajutan ^_^

      Hapus
  9. Duluuu saya pernah bisa merajut walaupun yg simpel. Lalu lupa deh seiring kesibukan ini itu. Pengin suatu hari bisa merajut lagi. Tapi kapan yak? Hehe... Makasih info benangnya. Iyes, macem2 banget yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Xixi, ayo Mbak, mulai merajut lagi, refreshing yang mengasyikan...

      Hapus
  10. Aihh, ini kesukaanku banget. Menulis dan merajut adalah dua hal yang paling aku suka.
    Tapi belum pernah nulis tentang rajutan hahha..Padahal bahannya banyak, ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aiiih iya yaaa, saya kan mau belajar merajut sepatu sama Mbak Enni...

      Hapus
  11. Wah jadi kangen ngerajut lagi euy... hehehe.. dulu aku sering ngerajut baju, syal dan topi anak mba. Sekarang gak kober lagi

    BalasHapus
  12. Waah, ternyata banyak jenis benang rajut ini ya mbak. Aku taunya cuma wol doang. Hahaha. Tq infonya mbak, aku pengen belajar ngerajut nih.

    BalasHapus
  13. Info baruu, aku suka merajut tapi baru tau jenis - jenis benang rajut. Thank you mbak sudah memperkaya aku, tadinya taunya benang wol aja eheh

    BalasHapus